Pages

Kamis, 31 Mei 2012

[STORY] Rainbow Family di Mataku


 
Semangat Pagi!!!

Supaya pikiran ini tidak selalu berkecamuk dan membuatku selalu ingin memikirkan berbagai asumsi yang ada, lebih baik aku tuangkan semuanya biar lega. Hehe

Sering ada teman yang menanyakan, “Sebenarnya RF itu apa? Kok dijadikan nick name di fb?”
Aku menjawab dengan penuh semangat sembari tersenyum, “RF itu kepanjangan dari Rainbow Family. Itu groupku di blog sama difb juga. Pokoknya teman-temannya asyik dah..,”
Temanku yang tahu tentang kesenanganku menyelutuk, “Pasti itu tentang Korea.”
Aku hanya nyengir tanpa ada bantahan. Memang aku suka dengan about Korea, bahkan dari Korea pun aku bertemu dengan keluargaku di dunia maya.

Rainbow Family

Sebuah perkumpulan pecinta dunia Korea yang berkumpul dalam satu wadah komunitas. Kami di sini hanya sekedar menyalurkan hobi dan bersenang-senang.
Awalnya aku hanya menganggap Rainbow Family itu adalah group yang sama dengan group lain. Cukup memberiku info dan menambah wawasanku. Tapi ternyata aku menemukan hal unik yang hingga kini belum bisa aku dapatkan di group lain yang aku ikuti.
Rainbow Family memberiku sebuah persaudaraan.
Kami memang berbeda dan berada di berbagai tempat seluruh Indonesia. Walau begitu, kami selalu merasakan kedekatan di antara kami. Tak hanya berbicara tentang Korea, bahkan kehidupan sehari-haripun bisa di sharekan di sana. Dan ajaibnya selalu ada respek positif di sana.
Jujur! Aku bukan seorang yang bisa dengan mudah mengutarakan maksud hati. Apalagi dengan teman dunia maya yang jelas saja seperti tidak nyata karena kami belum pernah bertemu. Tapi entah bagaimana caranya, mereka semua telah membuka hatiku dan mengajariku bagaimana cara bercengkrama di dunia maya. Mereka mengajariku arti persahabatan di dunia maya. Walau jauh dan tak nampak, tapi mereka bisa memberi hati mereka padaku.
Aku sangat merasakannya.
Ketika awal aku ingin menjadi seorang penulis blog. Aku berkenalan dengan Kak Ari yang sering memberikan comment di blogku, sehingga membuatku lebih bersemangat.
Ketika aku ingin membaca tentang sinopsis drama, aku menemukan Kak Putri dan Teh Nana yang menuliskan tentang perkembangan drama korea favoritku.
Ketika aku sedang down dan hampa, ada Mbak Apni yang memberiku petuah-petuah menyejukkan dan memotivasi.
Ketika aku mengeluh sakit, ada Kak Saa yang memberikan solusi terbaik untuk penanganan rasa sakitku.
Ketika aku ingin menggila ada Meri dan Evi yang menemaniku dalam kegilaan :D
Ketika aku menghilang ada Mbak Ephi yang selalu dengan smsnya menanyakan kabar ataupun heboh sendiri dengan pemberitaan Korea.
Ketika aku ingin bertanya tentang dunia ada Aii yang selalu menjawab dengan jawaban di usia dunia kami
Ketika aku bingung dan bimbang ada Mbak Aya yang menanyakan ada apa
Masih banyak lagi rekan-rekan yang selalu memberiku motivasi dan semangat untuk terus menjalani hidup dan tetap menggila. Hahaha. Mian karena ooppie nggak bisa nyebutin satu-satu. Tapi tetap semuanya ada di hati ooppie J
Aku bisa berbicara tentang segala hal dan bertanya tentang segala hal. Kalian juga yang meracuniku dengan berbagai gadget yang membuatku ileran. Wkwk
Aku bangga pada kalian guys…
Terima kasih karena aku masih menjadi bagian dari kalian.
Walaupun ooppie jarang kelihatan.
Tapi kalian tetap selalu menganggap ooppie sebagai teman.
Saranghae coz Allah…

Rabu, 30 Mei 2012

[STORY] Hobi Baru

Semangat Pagi!!!

Entah kenapa ooppie akhir" ini suka mosting pada malam hari menjelang tidur. Mungkin karena ingin mengisi waktu jeda untuk tidur daripada hanya sekedar bengong. Lagipula gara" td siang tidur jadi sekarang betah begadang deh. Hehe

Ooppie punya hobi baru nii.. Berkreasi dengan kain flanel. Gambar di atas salah satu kreasi ooppie. Masih amatiran siih, tapi step by step insya Allah bisa naik ke kelas mahir  #pede

Ooppie paling sering bikin bros ama gantungan kunci, karena pernak pernik yg ooppie punya cuma itu. Haha

At least.., ooppie pengen menekuni dunia flanel. Sebagai pemula ooppie harus banyak belajar supaya pintar. Wkwkwk

Oke. Cukup sekian dan terima kasih.

Time to sleep!

Published with Blogger-droid v2.0.4

Selasa, 29 Mei 2012

[STORY] Makan Bakso

Semangat Pagi!!!


Sebelum tidur ooppie mau share cerita dulu tentang perjalanan hari ini.

Ooppie barusan pulang dari kampus ooppie tercinta setelah satu pekan nggak maen ke kostan.

Seperti biasa setiap selasa teman2 ooppie selalu kumpul bersama untuk sekedar diskusi dan sharing.

Di situ kami semua menangis ketika kami diceritakan bagaimana rasulullah meninggal. Betapa kecintaan beliau terhadap umatnya melebihi kecintaannya terhadap diri sendiri.


Umatku.. umatku.. umatku..


Begitu kata terakhir yg beliau ucapkan sebelum akhir hayatnya.


Kapan-kapan akan ooppie share kisahnya.


Setelah selesai sharing dan diskusi.  Ooppie istirahat di kamar kos sambil di temenin sama temen ooppie. Eh tiba-tiba ba'da maghrib ooppie diajak makan bakso sama temen2. Akhirnya jadilah kami berlima makan bakso bersama. Ada arum, mb er, mb ningrum,  dan mb hikma.  Dan luar biasanya lagi mb hikma ternyata mentraktir kami semua.. ohoho..

Alhamdulillah rejeki..


Ps for hikma sist:: besok2 lagi ya mbaak.. wkwk


Syukron jazakillah untuk hari ini. Ooppie bersyukur masih bisa merasakan arti sebuah ukhuwah. Walau ooppie seorang yg pendiam??  Tp semua tetap welcome.. Gomapta!! *Nunduk ala org korea.. ckakaka


Published with Blogger-droid v2.0.4

Jumat, 25 Mei 2012

[CERBUNG] Takdir Abal-Abal Episode 7


Allah itu dekat. Lebih dekat dari  urat leher. Allah akan selalu bersama hamba yang mengingatnya. Jika kau mendekatkan diri padaNya dengan merangkak maka Allah akan berjalan mendekatimu. Jika kau berjalan kepadaNya maka Allah akan mendekatimu dengan berlari.
            Aku dan Sasa mencoba untuk lebih dekat pada Allah. Kami bermunajat dalam shalat fardhuNya mengharap keridhoan Allah.
            Selesai shalat aku dan Sasa bercengkrama membahas ospek hari pertama di emperan masjid yang sejuk.
            “Wah! Senior di kelompokku galaknya terkesan leuubay! Wajahnya aja sendu gitu, aneh deh kalau dia galak. Anak-anak aja pada tahu.. haha,” kata Sasa menertawakan ekspresi kakak kelasnya tadi.
            “Di kelompokku, mbaknya wajahnya lembut tapi kalau nyiapin galaknyaaaa.., ckckck,” kataku menyesali.
            Tiba-tiba ada seorang laki-laki muncul dari  pintu samping. Area di sini merupakan area khusus perempuan. Kami terkejut melihat dia yang masuk secara langsung tanpa permisi. Dan semakin membuat terkejut lagi karena dia mendekati kami.

Kamis, 24 Mei 2012

[BUKU] 99 Cahaya di Langit Eropa


Semangat Pagi!!!

Udah lama nih nggak mengulas tentang buku. Sebenarnya akhir-akhir ini ooppie banyak buku baru yang bisa jadi referensi untuk dibaca.

Untuk buku kali ini, merupakan kisah perjalanan penulisnya mengelilingi bumi Eropa. Perjalanan ini tidak sekedar melihat panorama Eropa yang eksotis tetapi juga mengungkap rahasia dibalik Eropa yang tak semua orang mengetahuinya.


99 Cahaya di Langit Eropa

Penerbit              : Gramedia Pustaka Utama
Penulis                 : Hanum Salsabila Rais dan Rangga Almahendra
Kategori               : Novel Islami
Tebal                     : 412 Halaman
Harga                    : Rp 69.000,00
Berawal dari seorang Kara Mustafa Pasha yang mencoba menaklukkan bumi Austria. Pada 12 September 1683 Ia melakukan ekspansi di Kota Wina. Setelah mengepungnya beberapa waktu, Ia dan pasukannya mulai melakukan perang terbuka, tetapi ternyata saat itu tentara Wina sudah memiliki bala bantuan dari Polandia dan Jerman.
Alur cerita mulai meninggalkan masa lampau dan menuju masa sekarang. Tahun 2002 bulan Maret, Hanum menginjakkan kaki di bumi Eropa, ia mengikuti jejak suaminya –Rangga--  yang lebih dulu tinggal di kota itu dalam rangka menuntut ilmu. Hanum mengikuti kelas Jerman untuk mempermudah dirinya dalam berkomunikasi dengan penduduk sekitar. Di kelas tersebut, Ia bertemu dengan sosok yang ramah dan murah senyum. Sosok itu juga yang paling mencolok diantara yang lain, ia merupakan seorang muslim yang berjilbab. Hal yang sangat jarang terlihat di Wina dengan muslim sebagai minoritas. Namanya Fatma, dia seorang warga Turki yang mencoba bertahan hidup di Wina.
Fatma senang sekali berkenalan dengan Hanum. Ia mengajak Hanum yang baru saja tinggal di Wina untuk berjalan-jalan mengenal kota Wina lebih dalam. Kunjungan pertama mereka ke lereng Kahlenberg. Pemandangan kota Wina terhampar jelas dari bukit itu. Ketika mereka berada di kafe untuk menghangatkan diri, Hanum mendengar 3 turis sedang membicarakan roti croissant yang mereka makan dan menyangkut pautkannya dengan kekalahan Islam. Hanum menceritakan apa yang para turis itu bicarakan pada Fatma. Mereka hendak membalas para turis itu karena telah menjelek-jelekkan Islam. Tetapi Fatma memiliki cara lain dalam hal membalas mereka, Fatma membayari makanan yang dimakan oleh para turis itu dan mengirimkan pesan kepada mereka.  Pesan itu singkat tapi cukup membuat Hanum terpana, hanya sebuah kalimat berupa hi I’m Fatma, a moeslem from Turkey lalu Ia menulis alamat emailnya. Sebuah cara jitu dalam memulai perkenalan tanpa ada konflik. Fatma menceritakan alasannya membawa Hanum ke lereng Kahlenberg. Tempat itu merupakan saksi bisu kekalahan muslim pada jaman dahulu. Pasukan Turki yang sudah mengepung Kota Wina dipukul mundur oleh pasukan Jerman dan Polandia dari atas bukit itu. Saat itu Hanum berasumsi mungkin saja turis itu benar, roti croissant merupakan symbol kekalahan Islam.
Hanum memiliki seorang tour gaide handal yang bisa membawanya mengenal kota Wina dari berbagai sudut. Fatma dengan senang hati selalu menemani Hanum mengelilingi kota Wina. Banyak pengetahuan tentang Islam yang diketahui oleh Hanum yang tidak ada dalam buku panduan kota Wina, hal itu membuka cakrawala Hanum terhadap Islam. Contoh saja sebuah restoran Pakistan yang menganut slogan ‘All You Can Eat, Pay as You Wish’. Restoran itu menerapkan konsep Ikhlas memberi dan menerima, Take and Give. Itu merupakan ajaran Islam yang mendasar mengenai berderma dan berzakat untuk membersihkan diri.
Keajaiban kota Paris yang tidak hanya memunculkan menara Eiffel sebagai icon. Tetapi Paris juga memiliki sisi menakjubkan lainnya. Kita akan dibawa dalam sebuah fakta yang mencengangkan yang akan bisa membuat kita takjub akan kekuatan Islam.
Buku ini tak hanya menceritakan perjalanan Hanum di kota Wina melainkan juga kota Paris, Cordoba, Granada, dan Istanbul. Di situ Ia menemukan berbagai keajaiban yang membuktikan kepopuleran Islam di masa lampau. Sebuah kisah perjalanan yang menakjubkan dan akan membawa kita ke dunia Islam di masa lalu. Mengingatkan kita akan Islam yang pernah berjaya di Eropa dan suatu saat akan kembali berjaya di dunia.

Endorsement
“Buku ini berhasil memaparkan secara menarik betapa pertautan Islam di Eropa sudah berlangsung sangat lama dan menyentuh berbagai bidang peradaban. Cara menyampaikannya sangat jelas, ringat, rumit, dan lancar mengalir. Selamat!”
(M.Amien Rais – Ayahanda Penulis)

“Pengalaman Hanum sebagai jurnalis membuat novel perjalanan sekaligus sejarah ini mengalir lincah dan indah. Kehidupannya di luar negeri dan interaksinya dengan realitas sekulerisme membuatnya mampu bertutur dan berpikir ‘out of the box’ tanpa mengurangi esensi Islam sebagai rahmatan lin alamin”
(Najwa Shihab – Jurnalis dan Host Program Mata Najwa Metro TV)

“Hanum mampu merangkai kepingan mosaik tentang kebesaran Islam di Eropa beberapa abad lalu. Lebih jauh lagi, melihat nilai-nilai Islam dalam kehidupan Eropa. Islam dan Eropa sering ditempatkan dalam stigma ‘berhadapan’ sudah saat saat ditempatkan dalam kerangka stigma ‘saling menguatkan’.
(Anis Baswedan – Rektor Universitas Paramadina dan ketua Indonesia Mengajar)
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...